Author: penulis

3 Kejadian Yang Menggambarkan Istilah “Masuk Kuping Kanan Keluar Kuping Kiri”

Seringnya kita mendengar ketika seorang anak sedang dinasehati oleh orangtuanya dengan mengatakan jika si anaknya itu seperti sebuah istilah “masuk kuping kanan keluar kuping kiri”. Lalu apa ya arti dari istilah ini. Menurut persepsi saya istilah ini mempunyai arti seseorang yang tidak menerapkan sebuah nasehat yang diterimanya dalam kehidupannya. Jadi seseorang ini mendengar apa yang dinasehatkan kepadanya tetapi tidak menjalankan nasehat tersebut. 3 kejadian ini merupakan gambaran seseorang yang menerapkan istilah “Masuk kuping kanan keluar kuping kiri” diantaranya yaitu :

  1. Seorang Anak Yang Dinasehati Untuk Rajin Belajar Agar Naik Kelas

Seringnya kita lihat orangtua yang menasehati anaknya untuk belajar dengan rajin. Hal ini dilakukan orangtua itu agar si anaknya itu dapat naik kelas. Tetapi si anak tidak menjalankan apa yang sudah dinasehatkan orangtuanya sehingga si anak malas belajar dan ketika kenaikan kelas nilainya jelek jelek sehingga si anak ini tidak naik kelas.

  1. Seorang Anak Yang Dinasehati Untuk Tidak Main Tengah Malam

Terkadang ada beberapa anak yang ketika malam sudah larut masih saja keluyuran di luar rumah. Padahal orangtua dari si anak ini sudah sering menasehati anaknya untuk tidak main keluar rumah pada saat waktu sudah sangat malam karena takut terjadi sesuatu hal yang buruk misalnya saja akan menjadi korban tindakan kriminal.

  1. Seorang Anak Yang Dinasehati Untuk Tidak Salah Bergaul

Setiap orangtua selalu berharap agar anaknya itu tidak salah dalam memilih teman. Tetapi terkadang seorang anak tidak mendengarkan nasehat orangtuanya sehingga berteman dengan seseorang yang salah. Ketika seorang anak ini salah memilih teman dan pergaulan maka biasanya akan terbawa menjadi sesat.

Itulah 3 kejadian yang merupakan gambaran seseorang yang menerapkan istilah “masuk kuping kanan keluar kuping kiri”. Semoga bermanfaat.

3 Hal Yang Mengharuskan Seseorang Untuk Selalu Optimis Dalam Menjalani Hidup

Sering kita dengar adanya nasihat dari orangtua jika kita harus tetap optimis dalam menjalani hidup. Lalu apa itu optimis? Optimis menurut persepsi saya adalah suatu rasa atau keyakinan yang kuat jika sesuatu harapannya itu akan dapat tercapai. Ketika seseorang merasa optimis maka seseorang ini akan merasa akan dapat mencapai segala cita cita dan keinginannya. Ketika seseorang yang sedang dirundung banyak masalah tapi seseorang ini optimis maka seseorang ini akan yakin jika akan ada jalan keluar dari permasalahannya itu. Ada 3 hal yang mengharuskan seseorang untuk selalu optimis dalam menjalani hidup diantaranya yaitu :

  1. Agar Seseorang Ini Selalu Tetap Bersemangat

Ketika seseorang optimis dalam menjalani hidupnya maka biasanya seseorang ini akan bersemangat dalam menjalani hidupnya. Seseorang ini akan berusaha dengan keras dan maksimal untuk meraih segala keinginannya itu. Karena seseorang ini merasa yakin jika segala keinginannya itu akan tercapai jika bekerja keras.

  1. Agar Seseorang Ini Selalu Bisa Berpikir Positif

Kadang ada beberapa orang yang ketika dirundung banyak masalah masih bisa berpikir positif. Hal ini terjadi karena seseorang ini optimis dan yakin jika akan ada jalan keluar dari permasalahannya itu. Sehingga seseorang ini bisa berpikir positif untuk mencari solusi agar segera keluar dari masalah yang sedang dihadapinya itu.

  1. Agar Seseorang Ini Terhindar Dari Perbuatan Yang Dapat Membahayakan Dirinya

Ketika seseorang bisa optimis dalam menghadapi masalahnya dan menjalani kehidupannya, maka seseorang ini akan terhindar dari suatu perbuatan yang dapat membahayakan dirinya sendiri. Sebagai contoh tidak sedikit orang yang frustasi akan masalah dan kehidupannya itu nekat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

Itulah 3 hal yang mengharuskan seseorang untuk selalu optimis dalam menjalani hidup. Semoga bermanfaat.

Paket Wisata Religi Murah Menggunakan Tiket Kereta Bandung Jakarta

 

Jakarta memang dikenal sebagai miniaturnya Indonesia. Kemudahan akses menjadi

hal terpenting mengapa banyak orang dari seluruh pelosok negeri untuk ke Jakarta.

Salah satunya yaitu dengan adanya alat transportasi yang mumpuni, seperti kereta api.

Jika Anda saat ini berada di Kota Kembang, tidak ada salahnya untuk menggunakan

tiket kereta Bandung Jakarta untuk mengunjungi kota metropolitan terbesar di

Indonesia ini.

Di tengah gaya hidup yang semakin hedon, tak banyak orang yang tahu spot tourism

berbasis wisata religi yang ada di Jakarta. Untuk itu, Pemerintah DKI Jakarta saat ini

sedang menggencarkan promosi wisata religi yang tersebar di seantero Jakarta.

Dengan renovasi dan inovasi yang terus dilakukan, Religion Tourism diharapkan

akan mendongkrak pendapatan dari sector pariwisata dan membuka lapangan

pekerjaan bagi masyarakat.

Berikut ini kami akan berikan beberapa referensi wisata religi yang ada di Jakarta.

Bila Anda ingin ke Jakarta, tempat-tempat ini wajib untuk dikunjungi. Check this out!

Masjid Istiqlal

Siapa yang tidak tahu Masjid Istiqlal? Salah satu ikon Kota Jakarta selain Monas ini

menjadi masjid terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara. Tak banyak yang tahu

jika Masjid ini juga dibuka untuk wisata religi. Selama ini masyarakat terutama yang

berasal dari luar Jakarta lebih tahu masjid ini hanya digunakan untuk kepentingan

peribadatan.

Masjid yang dapat menampung lebih dari 200.000 jamaat ini dikenal dengan

bangunannya yang ikonik berrcorak Islam modern. Tempat ini juga dilengkapi

dengan perpustakaan berbasis Islam. Bagi Anda wisatawan non-muslim tak perlu

khawatir. Pengurus masjid akan memfasilitasinya, tentunya dengan brifieng yang

dilakukan terlebih dahulu.

Makam Mbah Priok

Salah satu tempat yang gencar di promosikan Pemprov DKI untuk membangun

wisata religi adalah Kompleks Pemakaman Habib Hasan Al Haddad atau yang sering

dinamai Mbah Priok. Ia dulunya adalah salah satu pemuka Agama Islam yang

disegani di Utara Jakarta.

Setiap harinya, sekitar 2.000-an orang mengunjungi makam Mbah Priok. Dengan

dibangunnya fasilitas lain yang menunjang peziarah, tempat ini ramai untuk

dikunjungi. Tempat ini sangat cocok untuk Anda menapak tilasi penyebaran Agama

Islam di Jakarta pada masa lampau.

Gereja Katedral

Diresmikan pada Februari 1810, Gereja ini merupakan simbol Umat Katolik di

Jakarta. Gereja ini juga tepat berada di depan Masjid Istiqlal Jakarta. Ikon dari Gereja

Katedral adalah Menara Angelus Dei setinggi 45 meter yang diapit oleh dua menara

setinggi 60 meter. Bila Anda masuk ke dalam, Anda dapat melihat benda-benda

peninggalan sejarah saat penyebaran Agama Katolik di Indonesia. Seperti tongkat

Paus Paulus VI, lukisan, foto, buku, serta masih banyak yang lain.

Gereja Ayam

Gereja ini dikenal sebagai Gereja Ayam karena penunjuk mata anginnya memiliki

bentuk ayam. Lambang ayam ini mempunyai makna penyangkalan Petrus sebelum

ayam berkokok, agar Umat Kristiani tidak menyangkal Tuhan.

Dibangun pada 1913, menyimpan alkitab tua bersampul kayu dengan ketebalan 201.

Konon kitab ini hanya ada dua di dunia loh. Untuk warga Kristiani, biasanya

gereja ini digunakan sebagai sarana ibadah GPIB Pniel.

Nah itu dia beberapa tempat wisata religi di Ibukota Indonesia yang dapat Anda

kunjungi bersama keluarga, sahabat, atau teman kantor. Dengan pesan tiket kereta

Bandung Jakarta pastinya akan membuat budget perjalanan menjadi lebih hemat.

Selain itu, juga menghindarkan Anda dari jalanan Jakarta yang dikenal macet.

Selamat berlibur!